Jumat, 11 Maret 2022

MELAWAN ARUS

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini (Roma 12:2a)



Dua orang mahasiswa di Moorhead, Minnesota, menggambar sebuah lukisan di dinding luar gedung asrama mereka. Menurut berita yang dimuat di USA Today, lukisan itu menggambarkan sekelompok ikan yang sedang berenang ke arah yang sama kecuali seekor yang berenang ke arah yang berlawanan.

Ikan yang seekor itu dimaksudkan untuk memberikan simbol bagi Kristus. Pada lukisan itu tertera kata-kata, "Pergilah melawan arus." Para pimpinan universitas berpendapat bahwa lukisan itu dapat menyinggung perasaan orang-orang non-Kristen, sehingga mereka memerintahkan kedua mahasiswa itu untuk menghapus lukisan tersebut.

Demi ketaatan kita kepada Tuhan, kita harus bersedia melawan arus. Jika kita mengikut Kristus, motivasi, nilai-nilai, dan kebiasaan-kebiasaan kita harus berbeda dengan mereka yang bukan Kristen. Itulah sebabnya pada abad pertama orang-orang sangat heran dengan gaya hidup orang Kristen pada waktu itu. Petrus menulis, "Sebab itu mereka heran, bahwa kamu tidak turut mencemplungkan diri bersama-sama mereka di dalam kubangan ketidak-senonohan yang sama, dan mereka memfitnah kamu" (1Petrus 4:4).

Jika kita ingin menyuarakan suara yang berbeda dalam barisan kita, tentu saja kita harus melangkahkan kaki dengan irama yang berbeda pula dengan orang-orang di sekitar kita. Hal ini membutuhkan keyakinan, keberanian, dan sekaligus kebijaksanaan. Namun dengan kasih karunia Allah yang memungkinkan semua itu terjadi, kita dapat menyebabkan orang melihat bahwa kita berbeda dan menimbulkan dampak yang positif bagi orang-orang di sekitar kita -- VCG


JIKA KITA BERJALAN BERSAMA TUHAN BERARTI KITA BERJALAN DENGAN IRAMA YANG BERBEDA DENGAN DUNIA

* Take from Renungan Harian