Selasa, 19 Mei 2026

KASIHNYA YANG TAK BERUBAH

Sebab aku yakin bahwa baik maut, maupun hidup...tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, TUHAN kita (Roma 8:38-39)


Ketika suatu Sabtu pagi Gillian menemukan anak perempuannya telah terbunuh, ia mengalami keputusasaan. Selama 18 bulan ia telah memohon kepada Allah untuk mengatasi penderitaannya. "Saya diberitahu bahwa Allah itu kasih. Tetapi mengapa Dia tidak memperlihatkan kasihNya kepada saya?" tulisnya.

Kemudian pada bulan Oktober 1981, Gillian mengalami apa yang disebutnya sebagai "keajaiban kecil -- suatu pijar-pijar kecil kehangatan yang ada di dalam jiwa saya, yang tumbuh dengan menggunakan kasih -- kasih Yesus." "Yesus yang terkasih," katanya, "pencarian saya untuk menemukanMu telah melewati banyak jalan, tetapi ketika tiba waktu yang tepat, Engkau menunjukkan jalan yang benar kepadaku."

Pencarian Gillian berakhir ketika ia menemukan Kristus sebagai Juruselamatnya, tetapi kebutuhannya akan Kristus baru dimulai. Beberapa bulan kemudian, suaminya mulai menyeleweng. Pernikahan mereka yang telah berusia 20 tahun berakhir dengan perceraian. "Saya telah berkali-kali mengalami kegagalan," tulisnya, "tetapi saya tahu kasih Allah kepada saya adalah nyata, dan saya bersandar pada pengenalan bahwa Dia mengasihi saya."

Rasul Paulus mengenal kasih Allah dalam perjalanan menuju Damaskus (Kisah 9:1-43). Dan setelah melewati waktu bertahun-tahun, ia juga mengalami kegagalan. Tidak ada yang lebih berharga dibanding kata-kata yang menakjubkan yang ditulisnya dalam bacaan Alkitab kita hari ini.

Apakah Anda sedang mencari kasih Allah yang tak pernah berubah? Anda akan menemukannya bila jika Anda mencariNya dengan sepenuh hati -- DJD

HANYA ORANG YANG MENGENAL KRISTUS YANG DAPAT MENGALAMI CINTA KASIH ALLAH

* Take from Renungan Harian 

Senin, 18 Mei 2026

PERBUATAN BAIK ATAU SALIB KRISTUS?

Tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus (Galatia 2:16)


Apakah Anda berharap masuk surga? Berdasarkan apa harapan Anda itu? Perbuatan baik Anda ataukah salib Kristus? Banyak orang percaya bahwa Allah yang berbelas kasih akan mengampuni semua orang yang perbuatan baiknya lebih banyak daripada dosanya. Namun kabar baik dari Kristus berbeda sama sekali.

Salib Kristus menawarkan berita pengampunan kepada setiap orang, tanpa menghiraukan jasa-jasa baik orang tersebut. Ini berarti menghilangkan keyakinan bahwa perbuatan baik dan buruk kita kelak akan ditimbang untuk menentukan nasib kekal kita.

Di atas kayu saliblah penebusan dosa dilakukan oleh sang Juruselamat, Yesus Kristus. Kini pengampunan yang seutuhnya dan cuma-cuma diberikan kepada siapa saja dan kepada setiap orang yang memiliki iman. Tidak ada lagi perhitungan akan jasa-jasa baik. Tidak ada lagi penimbangan perbuatan-perbuatan baik.

Keadilan sempurna yang dituntut Allah terpenuhi ketika pengganti kita, Yesus Kristus, menanggung dosa kita di atas kayu salib, menderita hukuman yang seharusnya diperuntukkan bagi kita dan menebus dosa kita (Roma 3:24). Oleh karena kasih Allah yang begitu besar Dia menyelamatkan kita. Titus 3 menyatakan, "Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya" (ayat 5).

Berdasarkan pada apakah pengharapan Anda kini--perbuatan baik ataukah salib Kristus? Percayalah pada Kristus saat ini juga agar Dia mengampuni dosa-dosa Anda [VCG]


KITA DISELAMATKAN OLEH PENGURBANAN ALLAH BUKAN OLEH PERBUATAN BAIK

* Take from Renungan Harian