Senin, 09 Maret 2026

GODAAN YANG MENEKAN

[Aku] berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus (Flp. 3:14)


Penggemar bisbol Ardent akan ingat pada Kirby Puckett yang meninggal secara mendadak pada tahun 2006. Ia telah membawa Minnesota Twins memenangkan berbagai kejuaraan pada tahun 1987 dan 1991. Meskipun mendapatkan banyak tawaran kontrak yang lebih besar dari tim lainnya, ia tetap setia pada Twins sepanjang kariernya. Ketika Puckett didiagnosis menderita glaukoma pada tahun 1996, kariernya langsung berakhir.

Ketika ia masuk dalam Hall of Fame bisbol pada tahun 2001, Puckett ingat kesulitan-kesulitan yang dihadapinya ketika tumbuh dewasa. Hasratnya yang besar untuk menjadi pemain bisbol profesional kerap dihadapkan pada godaan. Para penyalur narkoba dan anggota geng berulang kali mengundangnya untuk bergabung dalam gaya hidup mereka yang merusak. Namun, setiap kali godaan memikatnya, Kirby teringat bahwa ia memiliki panggilan yang lebih tinggi, yaitu bisbol.

Meskipun kita didorong untuk menjadi "orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu" (Ef. 4:1), kita hidup di dunia yang penuh dengan daya tarik yang mengacaukan. Mungkin kita mendapatkan tawaran pekerjaan dengan gaji tinggi, namun syaratnya kita harus mau mengompromikan prinsip-prinsip alkitabiah yang kita miliki. Ingatlah, panggilan kita adalah senantiasa melakukan kehendak Allah.

Ketika kita dihadapkan pada sebuah godaan untuk menyimpang dari jalan Allah dalam hidup kita, kita harus ingat bahwa kita memiliki panggilan yang lebih tinggi sebagai hamba Yesus --VCG

Kala kuasa gelap menyerbu datang,
Tuhanlah Panglima Perang!
Dia mengangkat panji, kuasa darah-Nya --
Bersama-Nya kita 'kan menang! --Owens-Collins


UNTUK MENGALAHKAN DOSA HENTIKAN GODAAN DI SAAT-SAAT AWAL SERANGAN

* Take from Renungan Haeian 

Minggu, 08 Maret 2026

TANAMAN ANUGERAH

Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad (Yesaya 55:13)



Bacaan hari ini menyatakan bahwa Allah menumbuhkan pohon sanobar dan pohon murad di tempat semak duri serta kecubung pernah tumbuh memenuhi tanah. Perumpamaan ini mengingatkan kita bahwa Allah dapat menumbuhkan keindahan dan kebaikan di mana pernah tumbuh kejahatan.

Di mana sinisme pernah tumbuh, di situ juga pengharapan dan optimisme dapat muncul. Di mana sarkasme tumbuh dengan subur, di situ dapat muncul perkataan lembut yang menyembuhkan. Di mana keserakahan pernah tumbuh merajalela dan tak terkendalikan, di situ dapat bersemi kasih murni. Ini—kehidupan yang diubahkan—adalah tanda yang hidup dan kekal dari pekerjaan Allah, suatu tanda peringatan yang didambakan-Nya (Yesaya 55:13).

Apakah Anda merindukan perubahan seperti ini dalam hidup Anda? Maka "Carilah Tuhan selama Dia berkenan ditemui" (ayat 6). Terkadang kita letih oleh kejahatan di dalam diri kita, dan hati kita tersiksa karena merindukan kekudusan. Inilah panggilan Allah yang mengingatkan kita bahwa Dia dekat dengan kita. Di saat-saat seperti itu, kita perlu menancapkan akar kita sedalam-dalamnya pada firman Allah dan memohon agar Dia membentuk kita menjadi serupa dengan-Nya. Dia berkata bahwa "seperti hujan dan salju turun dari langit, dan ... mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan ... demikianlah firman-[Nya] yang keluar dari mulut-[Nya]" (ayat 10,11).

Carilah Tuhan selama Dia berkenan ditemui. Tanaman anugerah dapat menggantikan semak duri dari tabiat kita yang penuh dosa –DHR


ALLAH DAPAT MENGUBAH JIWA YANG TERCEMAR OLEH DOSA
MENJADI SEBUAH KARYA BESAR ANUGERAH

* Take from Renungan Harian