Selasa, 28 April 2026

TAK TERSEMBUNYI

Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan
(Markus 7:24)



Minyak wangi dari bunga mawar merupakan salah satu produk negara Bulgaria yang paling berharga dan dibebani pajak ekspor yang tinggi. Suatu kali seorang turis yang tidak bersedia membayar pajak, menyembunyikan dua botol kecil minyak berharga ini di dalam kopernya. Akan tetapi, ada sedikit parfum yang telah tumpah di kopernya. Setibanya di stasiun kereta api, aroma parfum itu telah menyebar dari dalam koper, sehingga memberitakan harta karun yang tersembunyi tersebut. Pihak berwenang segera mengetahui apa yang telah dilakukan sang pria dan menyita suvenir mahal tersebut.

Hal yang sama berlaku untuk Tuhan Yesus. Dia pun tidak dapat dirahasiakan. Orang banyak selalu mengerumuni-Nya. Mereka ingin mendengar perkataan hikmat, menerima pengampunan-Nya, serta meminta belas kasihan-Nya.

Setelah Dia naik ke surga kepada Bapa-Nya, pengaruh Yesus berlanjut di dalam kehidupan murid-murid-Nya. Orang banyak sadar bahwa mereka bersama Yesus (Kisah Para Rasul 4:13). Sikap dan tingkah laku mereka menandakan bahwa mereka adalah pengikut-Nya yang sejati.

Apakah Anda benar-benar hidup bagi Yesus? Apakah kasih Kristus begitu nyata di dalam hidup Anda sehingga orang-orang yang mengenal Anda dapat menyadari bahwa Anda adalah pengikut Dia yang "tidak dapat dirahasiakan"? (Markus 7:24). Jika memang demikian halnya, maka dunia akan dengan mudah melihat bahwa Anda berada di pihak Allah. Pengaruh Anda tidak dapat dirahasiakan —HGB

ANDA TIDAK DAPAT MENYEMBUNYIKAN PENGARUH ANDA

* Take from Renungan Harian 

Senin, 27 April 2026

KUASA DARI PENGARUH

Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? (Galatia 3:1a)


Bertahun-tahun waktu yang dipakai oleh seseorang untuk melatih dirinya memakai tata bahasa yang baik dan benar, tidak akan mampu mengalahkan beberapa jam berbicara dengan seorang sahabat yang memakai bahasa secara serampangan. Itulah hasil pengamatan saya baru-baru ini ketika secara tidak sengaja saya mendengar percakapan anak saya Steven dengan salah seorang temannya.

Saya mendengar teman Steven itu berkali-kali menggunakan bahasa Inggris dengan sangat buruk. Saya sangat heran dengan pilihan kata yang digunakannya. Namun yang lebih mengherankan lagi adalah ketika saya mendengar Steven berbicara seperti anak itu juga. Padahal ia tidak biasa berbicara demikian -- paling tidak sampai saat ia mendapat sedikit pengaruh dari teman sebayanya itu.

Itu adalah suatu gambaran akan kuasa pihak lain yang dapat mengubah cara berpikir kita. Secara hati-hati kita membimbing anak-anak kita agar dapat memakai bahasa yang baik dan benar, akan tetapi pengaruh satu teman saja dapat menghancurkan segala usaha kita.

Prinsip ini berlaku pula terhadap perkara-perkara yang jauh lebih penting. Ahazia dalam 2Tawarikh 22:1-12 dikatakan telah dipengaruhi oleh ibunya untuk melakukan yang jahat (2Tawarikh 22:3). Akibatnya, "Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN" (2Tawarikh 22:4). Kakeknya, Yosafat, juga memberi pengaruh, tetapi pengaruh yang jahat dari ibunyalah yang lebih menguasainya.

Kita dapat terkecoh! Karena itu kita harus berhati-hati terhadap apa atau siapa yang mempengaruhi kita, dan hiduplah dekat dengan Bapa kita, sumber segala apa yang baik dan benar! -- JDB

PILIHLAH SAHABAT DENGAN HATI-HATI SEBAB KITA DAPAT MENJADI SEPERTI MEREKA 

* Take from Renungan Harian