Jumat, 03 April 2026

"SAYA YANG SEHARUSNYA DISALIB!"

Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah (1Petrus 3:18)


Seorang utusan Injil sedang berbicara kepada sekelompok orang dari suku terasing yang belum pernah mendengar tentang kehidupan dan pelayanan Yesus. Sang kepala suku duduk di barisan depan dan mendengarkan perkataan utusan Injil itu dengan seksama.

Tatkala kisah Yesus mencapai klimaksnya dan kepala suku itu mendengar bagaimana Yesus disalibkan secara kejam, ia tak dapat menahan dirinya lagi. Ia melompat dan berteriak, "Hentikan! Turunkan Dia dari kayu salib itu! Saya yang seharusnya di salib. Bukan Dia!" Kepala suku itu telah menangkap pesan Injil, yang membuat ia menyadari bahwa dirinya adalah orang berdosa dan Kristus tak bercacat cela.

Ketika Anda merenungkan bagaimana Anak Allah harus menderita tatkala tergantung di atas kayu salib, dan darah mengalir dari luka-luka-Nya, dapatkah Anda dengan sungguh-sungguh berkata, "Sayalah yang seharusnya disalib!" Lalu, majulah selangkah lagi untuk mempercayai-Nya sebagai Juruselamat sehingga Anda dapat berkata sama seperti Paulus, "Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku" (Galatia 2:19-20). Yesus mengambil tempat kita dan mati bagi kita. Dengan menanggung dosa-dosa kita, Yesus telah membuka jalan bagi kita sehingga dapat bersekutu dengan Bapa. Jika Anda berusaha untuk menjadi serupa dengan Kristus dan percaya bahwa Dia telah mati bagi Anda, maka Allah akan menjadikan Anda benar-benar serupa dengan Kristus dan menyatakan kebenaran-Nya kepada Anda.

Dapatkah Anda berkata, "Saya yang seharusnya disalib!" --HGB


YESUS MENGGANTIKAN TEMPAT SAYA DI ATAS KAYU SALIB UNTUK MEMBERI SAYA TEMPAT DI SURGA

* Take from Renungan Harian 

Kamis, 02 April 2026

APAKAH ANDA LAPAR?

Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah (Matius 4:4)


Berhentilah sejenak! Tunggu sebentar! Sudahkah Anda membaca bacaan Kitab Suci untuk hari ini? Hanya delapan ayat pendek yang dapat Anda selesaikan dalam waktu 45 detik.

Tolong, jangan letakkan buku renungan ini dan mengomeli saya, "Saya sedang terburu-buru dan Anda malah menahan saya." Saya perhatikan Anda tetap sarapan pagi meski sudah terlambat. Anda menyediakan waktu untuk memberi makan tubuh Anda, tetapi Anda membiarkan jiwa Anda kelaparan. Ambillah waktu 45 detik saja untuk membaca Mazmur 119:33-40. Tidak menjadi masalah apabila Anda tidak melanjutkan bacaan dalam renungan ini, asalkan Anda membaca bacaan Alkitabnya.

Artikel-artikel dalam Renungan Harian tidak dirancang untuk menggantikan Alkitab, tetapi dimaksudkan untuk mendorong Anda agar lebih gemar membaca Alkitab. Jika membaca Renungan Harian justru membuat Anda menolak Firman Allah, lebih baik buang saja buku ini ke dalam tong sampah!

Ayub berkata, "Dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya" (Ayub 23:12). Yesus mengajarkan, "Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah" (Matius 4:4).

Benar, Anda telah menghadapi hari yang berat kemarin, dan Anda tak dapat mengubahnya lagi sekarang. Jika demikian halnya mengapa Anda harus terkejut bila mengalami hari yang buruk karena Anda tidak memulainya dengan Firman Allah? Jangan lakukan kesalahan yang sama hari ini. Ambillah waktu untuk membaca Firman Allah --MRD


JIKA ANDA MERASA TERLALU SIBUK UNTUK MEMBACA ALKITAB
ANDA AKAN BENAR-BENAR TIDAK DAPAT MENYEDIAKAN WAKTU UNTUK ITU

* Take from Renungan Harian