Selasa, 10 Februari 2026

DIA MENGAWASI

Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik(Amsal 15:3)


Dalam zaman elektronika ini, kita tidak asing lagi dengan adanya alat-alat penyadap. Sebuah kantor, kamar hotel, atau telepon dapat dimonitor sehingga setiap suara di dalamnya terdengar dengan jelas. Hal ini dilakukan melalui mikrofon dengan tingkat kepekaan yang tinggi. Bentuknya sangat kecil sehingga dengan mudah dapat disembunyikan. Kepala-kepala bagian, pegawai-pegawai pemerintah dan perusahaan yang menduduki jabatan penting haruslah sangat berhati-hati dengan apa yang mereka katakan, terutama tatkala mereka memasuki suatu lingkungan yang asing. Dengan menyadari adanya kemungkinan disadap, mereka pasti akan berpikir dua kali sebelum berbicara.

Pernahkah Anda berpikir sejenak bahwa Allah juga melihat segala hal yang kita lakukan dan mendengarkan segala sesuatu yang kita katakan, setiap saat, dan sepanjang hari? Ibrani 4:13 mengatakan bahwa "segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab."

Kebenaran ini menghiburkan sekaligus menenangkan-menghiburkan karena Allah selalu siap sedia untuk membebaskan bila kita berada dalam masalah (Mazmur 33:18-19), dan menenangkan karena "mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik" (Amsal 15:3). Betapa besarnya hal ini dapat mempengaruhi cara hidup kita!

Di masa mendatang, bila Anda dicobai atau berada dalam masalah, ingatlah bahwa Allah mengawasi dan mendengar segala sesuatu --RWD


MENGETAHUI BAHWA ALLAH MENGAWASI KITA
MEMBERI KEYAKINAN DAN KETENTERAMAN

* Take from Renungan Harian

Senin, 09 Februari 2026

MATA AIR YANG TERUS MEMANCAR

Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!(Yohanes 7:37


Joseph Campbell, seorang ahli mitologi [penelitian atas cerita-cerita mengenai asal-usul manusia dan dunia] yang terkenal, mengatakan bahwa teman-temannya sesama ahli mitologi sedang hidup dalam "kegersangan." Ia menambahkan bahwa mereka "kebingungan; dan mengembara di tanah yang tidak menunjukkan tanda-tanda adanya air--sumber yang membuat segala sesuatu hidup."

Ini juga menggambarkan penderitaan yang mendalam dari orang-orang yang tak terhitung banyaknya pada masa kini. Mereka mencoba segala cara untuk memuaskan jiwa mereka yang dahaga. Banyak orang bahkan menganut kepercayaan yang hampa, seperti yang dulu sering dibanggakan oleh Campbell. Namun seperti yang dikatakan Nabi Yeremia, mereka membuat bagi diri mereka sendiri "kolam yang bocor, yang tidak dapat menahan air" (Yeremia 2:13).

Apa pun yang dipercayai Campbell saat ini, yang jelas "Sumber yang membuat segala sesuatu hidup" itu adalah Kristus Yesus, Juruselamat kita yang kudus. Dialah yang memberikan "air hidup," yang menjadi "mata air ... yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal" (Yohanes 4:10,14).

Jika Anda sudah menanggapi Injil dan secara pribadi telah menerima Kristus Yesus sebagai Juruselamat Anda dari dosa, maka Anda memiliki mata air yang memancar dalam jiwa Anda (Yohanes 7:37-38). Kini Anda dapat berdoa bagi orang-orang di sekitar Anda yang "kebingungan" dan tawarkanlah "air hidup" itu kepada mereka yang haus dan mengembara dalam kegersangan tanpa Kristus --VCG


HANYA YESUSLAH, AIR KEHIDUPAN,
YANG DAPAT MEMUASKAN JIWA KITA YANG DAHAGA AKAN ALLAH

* Take from Renungan Harian