Jumat, 05 Juni 2026

WARNA BIRU

Katakanlah kepada mereka, bahwa mereka harus membuat jumbai-jumbai pada punca baju mereka ... dan dalam jumbai-jumbai punca itu haruslah dibubuh benang ungu kebiru-biruan (Bilangan 15:38)



Allah menyuruh anak-anak Israel untuk membuat jumbai-jumbai pada punca baju mereka yang di dalamnya "dibubuh benang ungu kebiru-biruan" (Bilangan 15:38). Jumbai-jumbai itu akan mengingatkan mereka untuk "melakukan segala perintah-Ku dan menjadi kudus bagi Allahmu" (ayat 40). Benang biru -- seperti warna langit di atas -- berbicara tentang kuasa dan anugerah keselamatan Allah yang tak terukur.

Hari ini pun kita masih perlu diingatkan. Di dalam kesibukan hidup yang hiruk pikuk dan meresahkan, kita dapat dengan mudah melupakan Allah dan kasih-Nya bagi kita. Kita pun bisa lupa bahwa Dia hidup di dalam dan di sekitar kita serta mengasihi kita dengan kasih sayang yang kekal. Ada hal-hal yang dapat membantu mengingatkan kita akan kehadiran-Nya. Salah satunya adalah warna biru.

"Langkah pertama adalah mengingat," kata Aslan di dalam buku C.S Lewis The Silver Chair. Aslan, sebagai figur Kristus, mengatakan kepada Jill untuk "mengingat tanda-tanda" yang telah ia berikan kepadanya.

Jika Anda mengerti tanda-tanda Allah, seperti nilai penting dari warna biru, Anda akan lebih mudah mengingat kasih Allah. Warna biru dapat mengingatkan Anda akan dunia yang tak terlihat di atas dan di sekeliling kita; dunia yang tak terlihat namun nyata. Danau di tengah pegunungan, celah gletser, bunga forget-me-not berwarna biru di pegunungan, langit yang biru -- semuanya mengingatkan kita akan surga dan kasih Allah yang tak terukur.

Saat Anda melihat warna biru, ingatlah akan kasih Allah, dan khususnya kasih-Nya bagi Anda --DHR

BERKAT SEHARI-HARI MENGINGATKAN KITA AKAN ALLAH SETIAP HARI

 

Kamis, 04 Juni 2026

"BELANJA" AGAMA

Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barang siapa percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati" (Yohanes 11:25)



Andaikan saja saat ini Anda sedang "berbelanja" agama. Tidakkah Anda ingin dilayani oleh Sosok yang lebih tinggi, yang memiliki kekuatan dan dapat melakukan hal-hal yang menakjubkan? Tidakkah Anda menginginkan sebuah agama yang menyediakan keuntungan besar setelah kematian? Tidakkah Anda ingin pemimpin agama ini secara mutlak berharga untuk dipercaya dan dapat mengampuni dosa-dosa Anda? Saya menginginkannya.

Kemudian saya membaca tulisan tentang sebuah agama yang banyak "pembelinya" tanpa disertai satu pun dari kriteria tersebut. Agama ini mengajarkan bahwa "Allah adalah sesuatu yang indah dan lemah lembut" dan "Sang kekuatan yang lebih tinggi dari semua orang." Agama ini mengatakan, "Ketika Anda meninggal, kehidupan berhenti." Dan tokoh utamanya? Yesus! Namun Dia hanya digambarkan sebagai "penguasa terang."

Pikirkanlah tentang religi-religi yang ada di dunia. Berapa di antara mereka yang menawarkan Allah yang mahakuasa, mahabijaksana, mahakasih? Berapa yang memberikan jaminan akan kerajaan surga? Berapa yang menyediakan seorang Juruselamat atas dosa dan kesalahan? Mereka memberi janji-janji yang besar, tetapi gagal memberi apa yang kita butuhkan.

Saat ini pikirkanlah pernyataan-pernyataan berikut ini: Mereka yang menaruh percaya pada Kristus melayani Allah yang Mahakuasa, Mahatahu dan Mahakasih. Mereka memiliki seorang Juruselamat yang menyediakan jaminan atas kerajaan sorga dan kemerdekaan atas dosa. Dari semua kepercayaan yang ada di dunia, inilah satu-satunya yang bukan buatan manusia. Mengapa memilih yang kurang baik kalau ada yang terbaik? -- JDB

AGAMA MUNGKIN MEMBERI INFORMASI DAN REFORMASI TETAPI HANYA KRISTUS YANG DAPAT MENTRANSFORMASI

* Take from Renungan Harian