Senin, 15 Juni 2026

YANG TERBAIK MASIH AKAN DATANG

Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" (Wahyu 21:5)


Sebelum Yesus meninggalkan dunia ini, Dia berjanji akan menyediakan tempat bagi orang-orang yang mengasihiNya (Yohanes 14:2-3). Beberapa tahun kemudian Dia berkata kepada Yohanes muridNya, dalam suatu penglihatan, dan memberikan gambaran yang lebih rinci sehingga dapat dimengerti oleh manusia. Sejak saat itu, orang-orang Kristen merenungkannya dengan penuh rasa ingin tahu tentang "langit baru dan bumi baru," saat maut, perkabungan, ratap tangis atau dukacita tidak akan ada lagi (Wahyu 21:1,4).

Ya, ketika kita ditebus dari segala hutang dosa, tidak akan ada lagi laknat, dan kita dapat beribadah kepadaNya. Kita akan melihat wajahNya dan menjadi seperti Dia (Wahyu 22:3-4; 1Yohanes 3:2).

Merenungkan sukacita yang besar ini, Thomas Browne, dokter Inggris yang terkenal (1605-1682) terdorong untuk menulis demikian: "Pada saat mulai membicarakan tentang kehidupan setelah kematian, kita seperti dua orang bayi dalam kandungan yang sedang mendiskusikan apa yang akan terjadi dalam kehidupan yang akan datang. Pengetahuan dan pengertian kita saat ini tentang apa yang akan terjadi kelak, yang membuat kita bersukacita, tidak lebih besar daripada keadaan seseorang yang hidup saat ini di rahim.... Sebagai orang Kristen, kita menyadari bahwa hal itu sungguh luar biasa sehingga kita dapat bersukacita, tetapi kenyataan yang benar-benar akan terjadi kelak jauh lebih luar biasa daripada segala yang dapat kita bayangkan pada saat ini."

Pada saat kegelapan hidup melanda atau sukacita melimpah, jangan lupakan bahwa yang terbaik untuk kita masih akan datang -- DJD

SUKACITA TERBESAR DI DUNIA ADALAH HARAPAN MASA DEPAN DI SURGA

* Take from Renungan Harian