Kamis, 09 April 2026

BUKTI NYATA

Yesus, Tuhan kita...telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita (Roma 4:24-25)


Kebangkitan Yesus Kristus merupakan salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah. Rasul Paulus menyebutkan bukti nyata bahwa lebih dari lima ratus orang telah menyaksikan Yesus setelah Dia bangkit dari antara orang mati. Banyak dari antara mereka yang masih hidup ketika Rasul Paulus menulis surat kepada jemaat di Korintus.

Pengurbanan Kristus di atas kayu salib telah membayar lunas seluruh hukuman dosa manusia, karena itu setiap orang yang percaya kepadaNya sebagai Juruselamat akan menerima pengampunan. Kebangkitan Kristus adalah bukti nyata dari semua ini. Jika hanya satu dosa kita saja yang akan ditebusNya, Yesus tidak akan pernah bangkit dari kuburNya.

Dalam bukunya yang berjudul The Resurrection of Jesus the Christ (Kebangkitan Yesus Kristus), Fred John Meldau menggarisbawahi kebenaran kebangkitan Kristus melalui pemaparan tentang upacara keagamaan tahunan bangsa Israel, yakni Hari Penebusan Dosa. Meldau menulis, "Jika (Imam Besar) memohonkan doa dengan benar, ia akan muncul di depan umum pada saat yang tepat, tetapi...bila ia gagal untuk memohonkan doa dengan benar, ia akan mati seketika itu juga di balik kerudungnya. Demikian pula dengan kehadiran Kristus di depan umum setelah kebangkitanNya, setelah Dia menebus segala dosa kita di atas kayu salib, menunjukkan bahwa permohonanNya kepada Bapa diterima. Kuburan yang kosong adalah "Amin" dari Allah bagi Kristus, yang berarti "sudah selesai."

Ketika Kristus bangkit dari kuburNya, berarti dosa-dosa kita telah ditebus dengan tuntas. KebagkitanNya adalah bukti yang nyata! -- RWD


KUBUR KRISTUS YANG KOSONG ADALAH BUKTI NYATA KEPASTIAN KESELAMATAN KITA

* Take fromRenungan Harian