Hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang mengajarkannya kepadamu (2Timotius 3:14)
Bagian dari latihan untuk menjadi anggota pasukan pengawal presiden Amerika Serikat meliputi pelajaran mendeteksi uang palsu. Agen yang sedang dilatih melakukan pengamatan terhadap uang asli dengan teliti -- bukan uang palsu -- sehingga mereka dengan cepat dapat mengetahui uang palsu karena perbedaannya yang mencolok dengan yang asli.
Anak-anak Allah dapat mengambil pelajaran dari pola pelatihan tersebut. Meskipun mempelajari agama-agama palsu ada gunanya dan kita senantiasa siaga akan pengajaran-pengajaran tertentu yang berbahaya, tetapi itu bukanlah pertahanan terbaik bagi kita. Pertahanan terbaik untuk melawan pengajaran yang salah adalah dekat dengan firman Allah, sehingga kapan pun kita menghadapi suatu kesalahan, kita akan tahu dan tidak jatuh karenanya.
Saat ini banyak orang yang disesatkan karena mereka tidak menyadari bahwa mereka telah tertipu. Sebagai contoh, jika seseorang tidak benar-benar mengakar di dalam ajaran bahwa keselamatan merupakan anugerah dari Allah, ia akan menelan mentah-mentah ajaran-ajaran dari kaum legalis yang memasukkan perbuatan baik manusia sebagai sesuatu yang dapat menyelamatkan manusia. Jika ia tidak diajar tentang pribadi Kristus dengan baik, ia akan menerima kesalahan orang-orang yang menyangkal keilahian sang Juruselamat. Pengenalan yang mendalam tentang doktrin-doktrin dasar Alkitab merupakan satu-satunya jalan untuk mendeteksi ajaran-ajaran palsu.
Marilah kita mempelajari firman Allah dengan rajin. Dengan demikian kita tidak akan jatuh ke dalam kesalahan, melainkan akan berdiri teguh di atas kebenaran -- RWD
AWAS! KESALAHAN SERINGKALI MENGGEROGOTI KITA DARI BELAKANG KEBENARAN
Bagian dari latihan untuk menjadi anggota pasukan pengawal presiden Amerika Serikat meliputi pelajaran mendeteksi uang palsu. Agen yang sedang dilatih melakukan pengamatan terhadap uang asli dengan teliti -- bukan uang palsu -- sehingga mereka dengan cepat dapat mengetahui uang palsu karena perbedaannya yang mencolok dengan yang asli.
Anak-anak Allah dapat mengambil pelajaran dari pola pelatihan tersebut. Meskipun mempelajari agama-agama palsu ada gunanya dan kita senantiasa siaga akan pengajaran-pengajaran tertentu yang berbahaya, tetapi itu bukanlah pertahanan terbaik bagi kita. Pertahanan terbaik untuk melawan pengajaran yang salah adalah dekat dengan firman Allah, sehingga kapan pun kita menghadapi suatu kesalahan, kita akan tahu dan tidak jatuh karenanya.
Saat ini banyak orang yang disesatkan karena mereka tidak menyadari bahwa mereka telah tertipu. Sebagai contoh, jika seseorang tidak benar-benar mengakar di dalam ajaran bahwa keselamatan merupakan anugerah dari Allah, ia akan menelan mentah-mentah ajaran-ajaran dari kaum legalis yang memasukkan perbuatan baik manusia sebagai sesuatu yang dapat menyelamatkan manusia. Jika ia tidak diajar tentang pribadi Kristus dengan baik, ia akan menerima kesalahan orang-orang yang menyangkal keilahian sang Juruselamat. Pengenalan yang mendalam tentang doktrin-doktrin dasar Alkitab merupakan satu-satunya jalan untuk mendeteksi ajaran-ajaran palsu.
Marilah kita mempelajari firman Allah dengan rajin. Dengan demikian kita tidak akan jatuh ke dalam kesalahan, melainkan akan berdiri teguh di atas kebenaran -- RWD
AWAS! KESALAHAN SERINGKALI MENGGEROGOTI KITA DARI BELAKANG KEBENARAN
* Take from Renungan Harian