Senin, 06 Juli 2026

PILIHLAH!

Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah (Yosua 24:15)



Kita semua sering merindukan saat-saat untuk dapat melakukan apa pun yang kita inginkan. Kita sering ingin melepaskan diri dari keadaan-keadaan yang membatasi diri kita. Namun sesungguhnya kita tidak dapat memiliki kebebasan yang penuh. Alkitab menyatakan bahwa pada dasarnya kita adalah hamba, meski mungkin kita tidak menyadarinya.

Saya membaca artikel tentang semut-semut "penindas" dari Amazon yang dapat menjadi gambaran dari keadaan sulit yang dialami manusia. Ratusan semut ini secara berkala keluar dari sarang untuk menangkap semut-semut lain yang lebih lemah di dekat mereka. Setelah melumpuhkan semut-semut penjaga, mereka membawa lari telur-telur dari semut-semut pekerja. Ketika telur-telur tersebut menetas, anak-anak semut ini mengira bahwa mereka merupakan bagian dari keluarga semut-semut yang jahat itu, sehingga mereka segera melaksanakan pekerjaan yang ditugaskan kepada mereka sejak lahir. Mereka tidak pernah menyadari bahwa mereka adalah korban kerja paksa musuh.

Seperti halnya semut-semut kecil tersebut, yang telah menjadi tawanan sejak lahir, kita pun sejak lahir telah diperbudak oleh dosa dan Setan. Namun ada sebuah jalan keluar. Dengan mempercayai Kristus, kita dilepaskan dari hukuman dosa. Dan, oleh kuasa Roh Kudus kita dapat melayani Tuhan.

Memang kita semua adalah hamba. Namun seperti yang ditekankan oleh Yosua, yang harus kita pilih sekarang bukan apakah kita akan beribadah atau tidak, melainkan kepada siapa kita akan beribadah --MRDII

KEBEBASAN SEJATI HANYA DAPAT DITEMUKAN DALAM PENYERAHAN DIRI KEPADA KRISTUS 

* Take from Renungan Harian

Minggu, 05 Juli 2026

SELALU TERSEDIA

Darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa
(1Yohanes 1:7)



Ketika saya menyumbangkan darah beberapa waktu yang lalu, seorang perawat memberi saya sebuah kartu untuk dibaca sementara sejumlah darah mengalir keluar dari pembuluh darah saya. Kartu itu memperlihatkan persentase dari orang-orang yang mempunyai golongan darah yang berbeda. Di bawah ini adalah sebagian dari catatan tersebut:

O Positif....37,4%
A Positif....35,7%
A Negatif.... 6,3%
B Negatif.... 1,5%

Golongan darah yang paling jarang, yakni AB Negatif, hanya dijumpai pada satu orang di antara 167 orang, atau 0,6% dari populasi. Selanjutnya kartu itu memuat pernyataan yang menarik berikut ini: "Golongan darah yang paling jarang adalah golongan darah yang tidak tersedia saat Anda membutuhkannya."

Ini mengingatkan saya pada suatu jenis darah yang selalu tersedia bagi setiap orang yang membutuhkan. Dalam 1Yohanes 1:7 dikatakan, "Darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa."

Hanya oleh kematian Kristus dan oleh curahan darah-Nya, harga penebusan atas segala dosa kita terbayar lunas (Ibrani 9:12,22). Jadi, kapan pun seseorang berseru dengan iman kepada Allah, menyesali dosanya, dan memohon pengampunan, maka ia akan memperoleh keselamatan.

Saya sangat bersyukur karena Yesus rela mati di kayu salib dan mengurbankan darah-Nya untuk saya, sehingga pengampunan itu tersedia saat saya membutuhkannya. Bagaimana dengan Anda? --DCE

YESUS MENGANGKAT DOSA-DOSA KITA DAN MEMBERI KITA KESELAMATAN 

* Take from Renungan Harian