Tokoh Alkitab seperti Daniel memberi kekuatan dan memperlihatkan bagaimana seharusnya kita hidup. Kita masih tetap membutuhkan "Daniel-Daniel" masa kini -- pria maupun wanita yang memiliki keyakinan yang teguh dan keberanian untuk mempertahankan keyakinannya meski dalam situasi terancam penderitaan atau kehancuran.
Ayah saya, Dr. M.R. De Haan adalah orang yang seperti itu. Memang ia pun tidak sempurna. Ia manusia biasa yang juga memiliki kelemahan. Beberapa rekannya bahkan menganggapnya keras kepala. Tetapi ia memiliki karakter tokoh Alkitab itu. Ia berkeyakinan teguh dan berani mempertahankan keyakinannya.
Peristiwa itu sudah terjadi 30 tahun yang lalu, pada tanggal 13 Desember 1965, ketika ayah pulang ke rumah dengan tekad terus bersama Tuhan. Bahkan kata-kata yang diucapkannya kepada saya masih jelas terngiang-ngiang di telinga, seakan-akan hal itu baru terjadi kemarin. Sambil mengepalkan tinjunya ke atas meja, ayah saya berkata dengan tegas, "Richard, saya tak peduli meskipun seluruh dunia ini menentang saya. Saya harus melakukan apa yang benar. Saya harus bertindak sesuai dengan keyakinan saya!"
Tentu saja kita juga harus mawas diri apakah keyakinan kita sudah terpancang pada dasar yang benar. Setelah kita merasa pasti, kita harus seperti Daniel, yang tidak hanya punya keyakinan tetapi juga punya keteguhan untuk mempertahankan keyakinannya.
Hari ini, bila Anda tergoda untuk mengkompromikan prinsip-prinsip hidup, jangan menyerah! Beranilah seperti Daniel! -- RWD
ALLAH MENYEDIAKAN KETEGUHAN DI DALAM KEYAKINAN KITA
* Take from Renungan Harian