Sabtu, 05 Februari 2022

BAHAN-BAHAN PENTING

Dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna...tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna (1Korintus 13:2b)


Seorang guru ilmu pengetahuan alam bertanya kepada salah seorang muridnya untuk menjelaskan tentang garam. "Nngg...garam itu..." ia mulai berbicara, tetapi kemudian berhenti. Ia mencoba lagi. "Garam adalah, adalah...." Akhirnya ia berkata, "Garamlah yang membuat kentang goreng terasa hambar bila kita tidak menaburkannya padanya." Banyak makanan seperti itu -- terasa kurang enak tanpa bahan utamanya. Bayangkanlah, misalnya, roti tanpa gula, es buah tanpa es, kolak tanpa pisang.

Kehidupan Kristen juga memiliki satu unsur yang penting, yakni kasih. Paulus menekankan nilai kasih ini tatkala ia menulis kepada jemaat di Korintus. Tepat di tengah bagian mengenai karunia-karunia roh, ia berhenti sejenak untuk menjelaskan bahwa meskipun kita memiliki karunia melayani, berkhotbah, dan mengorbankan diri; tetapi bila kita tidak memiliki kasih, kita sama sekali tidak berguna (1Korintus 13:1-3). Kita telah menyia-nyiakan "jalan yang lebih utama lagi" (1Korintus 12:31). Seorang pengikut Yesus harus mengasihi keluarganya, sahabat-sahabatnya, teman-teman seimannya, mereka yang tidak mengenal Kristus, dan bahkan musuh-musuhnya (Lukas 6:27-31). Seorang Kristen sejati dikenali melalui kasihnya.

Doktrin tentang kekudusan adalah penting. Iman adalah suatu hal yang sangat indah, seperti halnya ketaatan melayani Tuhan. Tetapi tanpa kasih, kita sama hambarnya seperti kentang goreng tanpa garam.

Mintalah agar Allah menolong Anda untuk bertumbuh dalam kasih sehingga kasih itu dapat mengalir dari hati Anda kepada orang lain. Inilah bahan yang sangat penting -- DCE

KETIKA KASIH KRISTUS BERTUMBUH DI DALAM KITA KASIHNYA JUGA MENGALIR MELALUI KITA  

* Take from Renungan Harian