Sabtu, 14 Maret 2026

PEMBEBAS KITA YANG AGUNG

Tetapi waktu malam seorang malaikat Tuhan membuka pintu-pintu penjara itu dan membawa mereka keluar (Kisah 5:19)


Margaret Nikol dilahirkan dari sebuah keluarga pendeta di Bulgaria. Ayah dan ibunya telah terbunuh oleh komunis karena iman mereka kepada Yesus Kristus pada tahun 1960. Margaret adalah seorang pemain biola yang sangat berbakat, dan dalam situasi yang penuh tantangan ia berhasil meraih pendidikan yang tinggi. Ia terkenal di seluruh Eropa dan menjadi pemimpin konser Dresden Symphony. Namun karena imannya kepada Kristus, ia menjadi sasaran kekejaman, baik secara fisik maupun emosi. Pada akhirnya, ia dijatuhi hukuman penjara, yang akan dijalaninya segera setelah masa konser berakhir.

Namun Allah telah memiliki rencana lain untuknya. Margaret diundang untuk bermain di Wina dalam sebuah konser Paskah pada tahun 1982. Pemerintah komunis pada mulanya menolak untuk memberikan izin kepadanya. Namun akhirnya, karena desakan dari pihak luar, mereka mengizinkannya. "Allah lebih cepat dari mereka," demikian kesaksian Margaret. Di Wina ia meminta suaka politik, dan tidak kurang dari lima negara menawarkan diri untuk memberikan suaka! Saat ini, Margaret Nikol telah mengunjungi hampir semua negara di dunia untuk kepentingan pertumbuhan pelayanan di Bulgaria.

Allah yang sama, yang melepaskan Margaret dari tekanan komunis, dan yang mengirimkan malaikat untuk membebaskan para rasul dari penjara (Kisah 5:19), juga dapat menyelamatkan kita dari perangkap apapun, baik secara fisik maupun rohani. Kita seharusnya tidak pernah kehilangan pengharapan! Allah adalah pembebas kita yang agung -- DCE

ALLAH YANG MENGONTROL ALAM SEMESTA ADALAH ALLAH YANG MENGONTROL KITA

* Take from Renungan Harian