Jadi sekarang dengarkanlah perkataanku, aku akan memberi nasihat kepadamu (Keluaran 18:19)
Tidak menjadi masalah berapa pun usia Anda dalam kehidupan ini, adalah bijaksana bila Anda tetap meminta nasehat pada orang yang lebih tua. Saya merasa lebih tenang mengambil suatu keputusan yang penting setelah berbicara terlebih dahulu dengan ayah dan ayah mertua saya. Ketika mereka menjawab ketakutan atau mempertegas keputusan saya mengenai sesuatu hal, saya merasa berdiri pada pijakan yang kuat.
Musa tidak muda lagi ketika ia memerlukan banyak nasehat dari ayah mertuanya Jitro. Jitro melihat bahwa Musa akan menjadi sangat lelah bila ia terus menerus melakukan pekerjaannya seorang diri menjadi hakim bagi bangsa Israel. Karena itu ia berkata kepada Musa, "Pekerjaan itu terlalu berat bagimu, engkau tidak dapat menyelesaikannya seorang diri" (Keluaran 18:18). Mungkin bisa saja Musa berkata dengan mudah, "Pak, saya yang bertugas di sini. Saya tahu apa yang saya lakukan. Lagi pula, saya telah biasa melakukannya, dan saya memiliki hikmat untuk itu." Namun sebaliknya, ia mendengar nasehat ayah mertuanya dengan penuh perhatian dan membagi tugasnya seperti yang disarankan Jitro. Sebagai hasilnya, segala sesuatu berjalan dengan lebih lancar, dan pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih efisien.
Sebagai makhluk ciptaan Allah, kita masing-masing telah diberi sebuah kekuatan, yakni sumber kebijaksanaan yang ada pada orang-orang yang lebih tua dari kita. Jangan menyia-nyiakan pandangan dan nasehat baik mereka. Kita dapat belajar dari kebijaksanaan yang berasal dari bertambahnya usia -- JDB
UNTUK MENGHINDARI KESALAHAN KARENA USIA MUDA BELAJARLAH DARI KEBIJAKAN KARENA BERTAMBAHNYA USIA
* Take from Renungan Harian