Sabtu, 26 Desember 2020

MERAYAKAN NATAL

Sebab itu anak yang akan kau lahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah (Luk 1:35b)




Salah seorang wartawan televisi yang paling disegani pada zaman kami adalah Harry Reasoner. Pada tahun 1971 ia memberikan komentar tentang Natal yang mengandung pengulangan-pengulangan. Inilah kutipan dari perkataan yang diucapkannya:

"Natal adalah ide yang begitu unik, sehingga kebanyakan orang non Kristen dapat menerimanya, dan saya pikir kadang-kadang disertai perasaan iri. Jika Natal merupakan perayaan tampilnya Tuhan Semesta Alam dalam bentuk Seorang bayi yang tidak berdaya, maka ini benar-benar hari yang istimewa. Ini adalah pemikiran yang mengejutkan, dan para teolog, yang kadang-kadang lebih mencintai logika daripada mencintai Allah, tidak terlalu menyukainya. Jika hal itu bukanlah suatu kebohongan belaka,maka itulah kebenaran yang sejati itu adalah cerita tentang ketidakberdosaan Allah yang luar biasa,sang Bayi,Allah dengan kekuatan manusia. Dan hal itu benar-benar merupakan suatu tikaman yang dramatis dalam hati sehingga bila hal itu tidak benar, maka bagi orang Kristen tidak ada lagi yang benar. Jadi bila Anda belum selesai berbelanja untuk Natal atau Anda telah terbenam dalam komersialisme dan iklan-iklan. Tenang saja. Kisah itu akan terus ada."

Mungkin Anda telah mengalami stres dan ketegangan yang merupakan bagian dari hiruk-pikuk Natal. Jika demikian, ambil waktu beberapa menit untuk merenungkan kembali mujizat Natal Allah datang ke dunia sebagai Bayi untuk menjadi Juruselamat kita. Pusatkan perhatian Anda pada hal ini, hari ini dan selamanya. Ini akan menolong Anda tenang dan tetap memiliki cara pandang yang benar tentang Natal. -- DJB


MUNGKIN SAJA KITA MERAYAKAN NATAL TETAPI KEHILANGAN KRISTUS 


* Take from Renungan Harian