Hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni (Efesus 4:32)
Apakah Anda termasuk orang yang mudah bergaul? Apakah Anda dapat membangun hubungan yang harmonis dengan pasangan dan sahabat-sahabat Anda? Dan tidak dibebani rasa bersalah karena sikap-sikap berikut ini:
lebih banyak mengritik daripada memberi pujianberkata dan bersikap kasarmenghina orang lainmenertawakan kekurangan orang laintidak mau mendengar orang lainselalu merasa benarmeremehkan pendapat orang lainSikap-sikap seperti ini dapat menghancurkan hubungan dengan orang lain dan menghalangi pemulihan luka-luka masa lalu.
Sebagai contoh tentang sikap baik yang dapat membangun hubungan yang harmonis, renungkanlah surat Rasul Paulus yang singkat yang ditujukan kepada Filemon, seorang yang kaya di Kolose. Topik surat tersebut adalah tentang Onesimus, budak Filemon yang telah mencuri dan lari ke Roma. Di Roma inilah Onesimus bertemu dengan Rasul Paulus yang membimbingnya mengenal keselamatan di dalam Kristus. Surat ini berisi permohonan Rasul Paulus kepada Filemon untuk menunjukkan kemurahan dan belas kasihan kepada Onesimus, agar Filemon mau menerimanya kembali; bukan lagi sebagai budak, melainkan sebagai seorang saudara. Ini adalah contoh dari pernyataan kasih yang indah.
Meskipun Onesimus adalah seorang yang pantas menerima hukuman, tetapi Rasul Paulus menyebutnya sebagai "anakku" (Efesus 4:10) dan "saudara yang kekasih" (Efesus 4:16). Paulus juga mengatakan bahwa ia akan membayar semua ganti rugi akibat tindakan Onesimus di masa lalu.
Paulus tahu bagaimana caranya membangun hubungan yang baik. Bagaimana dengan kita? -- JDB
PENGAMPUNAN ADALAH PEREKAT BAGI HUBUNGAN YANG RETAK
* Take from Renungan Harian