Sebuah tulisan di sebuah kolom suratkabar dimulai dengan paragraf menarik. "Jika ada jalan tol ke surga, maka almarhum George Swanson mungkin akan mencapai Gerbang Mutiara dengan penuh gaya. Ia dikuburkan di dalam mobil putih miliknya." Istrinya Carolyn berkata, "Banyak orang berkata bahwa mereka ingin memiliki mobil. Nah, almarhum suami saya pergi dengan membawa mobilnya."
Ya, ada satu jalan tol menuju surga. Tetapi Anda tidak dapat melaluinya dengan cara mengendarai mobil setelah Anda mati. Anda harus memperoleh jalan tol ini tatkala Anda masih hidup di dunia, dan Anda dapat melaju ke sana dengan cara menaruh iman Anda pada Yesus Kristus.
Dalam Roma 10:1-13, Paulus menyatakan bahwa jalan menuju surga tidaklah sukar ditemukan atau dimasuki. Jalan itu berada tepat di hadapan kita, yakni di dalam firman Allah. Yesus Kristus berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup" (Yohanes 14:6). Dia mati bagi dosa-dosa kita, mematahkan kuasa maut dengan kebangkitanNya dari kematian, duduk di takhta kemuliaan di surga sebagai Pembela dan Perantara kita, dan menempatkan setiap orang yang mempercayaiNya sebagai Juruselamat dan Tuhan di jalan tol menuju surga.
Jadi, tidak ada perbedaan apakah ketika mati Anda dikuburkan di dalam sebuah mobil atau tidak. Jalan tol menuju surga dimulai di sisi lain dari kematian, dan pintu masuknya tidaklah sukar ditemukan. Alkitab berkata, "Barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan" (Roma 10:13).
Apakah Anda berada di jalan yang benar? -- HVL
UNTUK PERGI KE SURGA KITA HARUS PERGI DENGAN JALAN SALIB
* Take from Renungan Harian