Sabtu, 29 Agustus 2020

MEMANDANG KE DEPAN

Demikianlah TUHAN sekeliling umatNya, dari sekarang sampai selama-lamanya (Mazmur 125:2)

Pada suatu hari saya berbincang-bincang dengan seorang laki-laki yang menyatakan keprihatinannya tentang masa depan. Ia yakin bahwa bursa saham akan jatuh. Ia pikir negeri kami akan diambil alih oleh kekuatan-kekuatan jahat, dan gereja akan jatuh ke dalam keduniawian. Bahkan walaupun ia mengaku beriman pada Yesus Kristus, ia takut dengan sedikit tingkah laku atau pemikiran yang salah, nasibnya akan berakhir di neraka.

Mazmur 125:1-5 mengingatkan bahwa kita tidak perlu takut akan masa depan. Pemazmur memuji Allah karena Dia telah berjanji untuk melindungi dan menjaga umatNya. Seperti gunung-gunung yang mengelilingi Yerusalem tidak akan dipindahkan, demikian sang pemazmur bernyanyi, Tuhan mengelilingi umatNya selamanya (Mazmur 125:1-2).

Allah berjanji untuk mencukupi kita dengan anugerahNya. Kita memiliki jaminan hidup kekal karena Dia berkata demikian. Yesus menyatakan bahwa tidak satu pun dari milikNya yang dapat dirampas dari tangan BapaNya (Yohanes 10:28). Dan Paulus menulis bahwa tak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah (Roma 8:38-39).

Hal ini tidaklah berarti kita bebas melakukan apa saja dan berbuat dosa. Paulus menulis dengan penekanan pada ketidak-konsistenan kita dengan perbuatan dosa padahal kita telah "mati bagi dosa" (Roma 6:1-4).

Kita yang mengenal Tuhan dan melangkah pada jalan-jalanNya memiliki semua jaminan bahwa masa depan kita seaman sifat Allah yang tidak berubah -- DCE


TIDAK PERLU TAKUT KE MANA KITA AKAN PERGI BILA KITA TAHU ALLAH BERJALAN BESERTA KITA 


* Take from Renungan Harian